Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Senin, 18 Maret 2013

TNKS Petakan Keberadaan Kijang Gunung

KERINCITODAY.COM, KERINCI – Untuk mempermudah pengamanan kijang gunung, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), akan membuat peta lokasi keberadaan kijang yang ada di wilayah TNKS.

Hal itu disampaikan humas TNKS, Andre. Pihaknya akan melakukan monitoring, sebagai langkah pendataan keberadaan kijang gunung, yang selama ini sempat dikatakan punah.

 "Setelah itu kita akan buat peta. Dengan demikian kita mengetahui wilayah mana saja yang menjadi habitat kijang gunung. Sehingga muda dipantau dari kegiatan perburuan,” ujar Andre.
Untuk memastikan kegiatan itu berjalan lancar, tahun depan pihaknya akan mencoba menganggarkan dalam dipa. "Selama ini tidak ada penelitan khusus," ujarnya.

Sedangkan untuk pengamanan sendiri tambahnya, pihaknya bekerjasama dengan tim Pelestarian Harimau Sumatera (PHS) dan Flora dan Fauna Internasional (FFI). Soalnya kijang gunung ini juga termasuk mangsa Harimau Sumatera.

"Tim akan terus melakukan patroli di hutan, sehingga jika ada aktivitas perburuan bisa segera diketahui dan dicegah. Ini benar-benar unik, karena selama ini kijang gunung dikatakan menghilang," ia menjelaskan.

Untuk informasi, kijang gunung ditemukan pertama kali oleh sejumlah peneliti yang melakukan ekspedisi di wilayah Pulau Sumatera, yang difokuskan di wilayah Kerinci pada 1913. Kijang gunung sempat dinyatakan punah, karena selama ratusan tahun tidak lagi pernah terlihat. Sehingga luput dari perhatian peneliti.

Pada 2002 lalu, keberadaan kijang gunung kembali menarik perhatian para peneliti. Saat itu tim Patroli Harimau Sumatera (PHS) bersama Flora dan Fauna Internasional (FFI), melaporkan temuan mereka di Gunung Kerinci.

Saat itu ditemukan kijang aneh yang sedang terkena jerat. Kijang tersebut bewarna gelap dan ukurannya lebih kecil dibanding kijang lainnya. Saat itulah, sejumlah peneliti berasumsi kijang tersebut merupakan kijang gunung yang pernah ditemukan pada 1913 lalu.

Pada 2013 ini, informasi penemuan kijang gunung kembali mengejutkan. Informasinya, dari rekaman kamera traps yang dipasang di wilayah Kerinci ke arah Muara Labuh, berhasil memotret sepasang kijang gunung induk dan anak. 

Jika ini benar, maka ini merupakan satu-satunya foto kijang gunung di dunia, yang sedang dalam keadaan lepas di hutan. 

Sumber: Tribun Jambi

Tidak ada komentar: