SUNGAIPENUH TODAY – Arif (6), siswa kelas satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maliki Air Kecamatan
Hamparan Rawang pukul 15.50 sore tadi tewas tenggelam di Sungai Batang Merao,
hingga saat ini jenazah korban belum ditemukan.Informasi yang dihimpun Kerinci Today, Arif saat itu sedang mandi di salah satu tepian, tiba-tiba tergelincir dan terseret arus sungai. Kejadian naas ini pertama diketahui oleh Oki, salah seorang warga sekitar yang sedang memancing. Namun karega takut, Oki melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
“Saat melaporkan kejadian tersebutkepada warga, Oki kelihatan ketakutan
karena mengira ada hantu atau makhluk ghaib karena sepi. Setelah mendapat kabar
tragis tersebut, ayah korban, Zurman sempat berjalan menyusuri sungai, namun
tidak yakin yang hanyut itu adalah anaknya. Baru setelah dicek kerumah, anaknya
tidak ada, Zurman dan warga lainnya turun ke Sungai,” Ujar salah seorang sumber
yang enggan menyebutkan namanya.
“Kalau Oki langsung terjun ke sungai, mungkin korban bisa diselamatkan.
Jarak pertolongan dengan kejadian cukup lama lah sehingga korban tidak
diselamatkan,” tambahnya.
Pantauan Kerinci Today di
lapangan, ratusan warga setempat berbondong-bondong ke lokasi untuk menyaksikan
upaya pencarian korban. Dengan peralatan seadanya, warga dibantu Tim Sar
menyusuri sepanjang 5 KM sungai hingga ke Desa Tanjung. Namun karenya sulitnya,
hingga pukul 18.30 WIB upaya pencarian belum membuahkan hasil.
“Susah mas, air nya terlalu dalam, lagi pula dingin,” ujar Ari, salah
seorang warga yang ikut mencari korban kepada Kerinci Today.
Sementara itu, salah seorang guru Alif di MI Maliki Air yang enggan
menyebutkan namanya mengatakan, di sekolah Alif dikenal baik dan berprestasi. “Semester
lalu dia dapat ranking dua di kelasnya, sebagai gurunya saya merasa sedih dan
turut berduka cita atas kepergian Arif.” (IS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar