![]() |
| Salah seorang pengendara sepeda motor terlihat menerobos lampu merah |
Kerinci,
KT
- Budaya disiplin masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh masih rendah terutama
menyangkut ketertiban berlalu lintas di jalan raya, hal ini disampaikan oleh Kasatlantas
Polres Kerinci, AKP Suharto saat menggelar razia kendaraan kemarin.
“Masih ada perasaan
bangga pada beberapa warga saat melakukan pelanggaran, salah satunya saat
menerobos lampu merah. Hal ini tentunya perlu kita rubah secara persuasif,” ungkap
AKP Suharto.
“Secara berangsur, beberapa
aspek kedisiplinan berlalu lintas mulai muncul ditengah warga seperti pemakaian
helm standar. Meski masih banyak lagi aspek disiplin lalu lintas yang harus
ditegakkan,” lanjut AKP Suharto.
Pantauan Kerinci Today,
meski traffic light atau rambu-rambu
lalu lintas sudah berdiri kokoh di beberapa jalan utama di Kota Sungai Penuh
sejak dua tahun lalu. Namun hal ini belum bisa menyadarkan sebagian masyarakat Kerinci
dan Sungaipenuh pentingnya berdisiplin di jalan raya.
Perilaku
ketidakdisiplinan warga di jalan raya ini, terkadang sering membuat image negatif, terutama bagi warga yang
berasal dari luar daerah.
“Ngeri kalau lewat di
persimpangan di Sungaipenuh ni, motor siko dak katek rem, lampu merah lah jadi
hijau galo.” Ujar Anton, salah seorang warga Kota jambi saat berkunjung ke
Sungaipenuh beberapa waktu lalu. (ivan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar