| Dua orang warga saat melintas di Batu Gedang Pendung |
Kerinci, KT - Sebuah batu besar yang berada di Desa
Pendung Mudik Kecamatan Air Hangat, ternyata mempunyai nilai historis yang
cukup tinggi pada zaman dahulu kala. Saat Kerinci Today berkunjung ke lokasi
batu besar tersebut berada, warga pun menceritakan kisahnya.
Menurut penuturansalah seorang warga setempat, Supik (65), batu
besar Pendung mempunyai nilai historis. Menurutnya, meski batu tersebut terlihat
layaknya seperti batu biasa yang berukuran cukup besar. Namun, konon katanya
pada pada zaman dahulu disekitar batu tersebut banyak ditemui serbuk emas.
Sehingga banyak masyarakat pendahulu yang mendulang emas di sungai yang berada sekita
batu tersebut.
Menurut informasi yang didapat dari warga setempat, batu tersebut
digunakan para pendahulu sebagai tempat penjemuran serpihan emas hasil pendulangan,
sekaligus menjadi tempat peristirahatan para pendulang emas. Makanya, batu yang
berukuran kurang lebih 15 kali 15 meter tersebut dinamai batu penyemu, yang diambil dari bahasa
Kerinci asli.
Namun, kini batu tersebut lebih dikenal dengan Batu Gedang
(besar, red). Kabarnya, pemberian nama baru yang tersebut karena melihat
dari sisi ukurannya. Jika dilihat dari segi ukuran batu-batu besar yang sering
dijumpai di daerah Kerinci pada khususnya, batu tersebut memang lebih besar dibandingkan
dengan batu-batu yang lain.
“Dulu bukan batu gedang namanya, waktu saya masih kecil batu itu
dikenal dengan sebutan batu penyemu,” kata Supik warga Pendung Mudik Kecamatan
Air Hangat ketika ditemui dilokasi keberadaan batu tersebut.
Tidak hanya itu, sekitar 100 meter dari Batu Gedang itu terdapat
sebuah makam nenek moyang warga setempat yang disebut Ninek Mangku Agung.
Menurut Supik, ini merupakan salah satu bukti adanya kehidupan purbakala atau
pra sejarah di Desa Pendung. Dikatakannya bahwa Ninek Mangku Agung merupakan
nenek moyang warga Pendung, Kubang, dan Semurup.
“Ya, kuburan ninek tersebut merupakan bukti bahwa di Desa
Pendung Mudik tepatnya dilokasi batu Gedang tersebut pernah ada pemukiman. Batu
Gedang yang berada di Desa Pendung mudik ini menjadi petunjuknya,” ujarnya
lagi. (kerincitoday/sam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar