Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Jumat, 01 Maret 2013

Terjungkal ke Jurang, Seorang Supir Truk Tewas Mengenaskan

Beberapa warga saat melihat kondisi truk yang dikendarai Bahrum


KERINCI TODAY Bahrum (39), warta RT 07 Dusun Beringin, Desa Koto Lolo, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh, meragang nyawa secara mengenaskan, setelah truk yang dikendarainya terjun kejurang sedalam 95 meter.
Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (01/3) kemarin. Saat itu, Bahrum bersama rekannya Rancang (38), dan Arzen (10) yang ikut dalam truk tersebut, akan kembali ke desanya selesai mengambil tanah di daerah perbukitan.

Namun sayang, saat akan memutar mobil, truk yang sudah penuh terisi tanah tergelincir dari badan jalan dan langsung terjun ke jurang. Akibatnya, Bahrum langsung tewas dilokasi, sementara rekannya Rancang mengalami luka berat, dan Arzen mengalami luka ringan.

”Sopirnya (Bahrum.red) langsung meninggal dilokasi. Sementara dua rekannya dilarikan kerumah sakit untuk menjalani perawatan,” ujar Suardi, warga Koto Lolo, yang berada dilokasi kejadian, saat dikonfirmasi Tribun.

Warga yang mengetahui adanya kecelakaan tersebut, langsung menghubungi Polsek Sungaipenuh, yang diteruskan ke Satlantas Polres. Petugas yang sampai dilokasi, langsung melakukan olah TKP.

Diduga, selain disebabkan kecilnya jalan di daerah tersebut yang lebarnya hanya 3,7 meter, kecelakaan maut yang menewaskan korban Bahrum, juga dikarenakan truk kelebihan muatan, sehingga menyebabkan truk kehilangan keseimbangan.

Proses evakuasi korban sendiri menjadi tontonan warga. Ratusan warga yang terkejut mendengar adanya kecelakaan, berbondong-bondong datang kelokasi untuk melihat kondisi truk serta penumpangnya.

Kapolres Kerinci, AKBP Ismail, melalui Kanit Laka, IPTU S.Harahap, yang dikonfirmasi Tribun dilokasi kejadian, mengatakan terjadinya kecelakaan diduga karena sopir lepas kendali saat memutar mobilnya.

”Petugas sudah melakukan olah TKP, sedangkan untuk jenazah korban sendiri, sudah dibawa kerumah duka,” jelasnya.

Pantauan Kerinci Today, sejak pukul 16.00 sore hingga pukul 22.00 malam truk bernomor polisi BH 8114 RL sedang dievakuasi, sementara di rumah duka sejumlah anggota keluarga terlihat histeris saat jenazah korban dibawa kerumah. Keluarga tidak menyangka korban meninggal begitu cepat. ”Padahal pagi tadi kami bertemu dengan korban,” sebut warga. (ivan sunata/edi januar)










Tidak ada komentar: