Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Jumat, 01 Maret 2013

Tiga Tahun Warga Talan Kemulun Gagal Panen, Diduga Akibat Limbah TPA


KERINCI TODAY – Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, yang terdapat di antara Desa Pendung Talang Genting dan Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, membawa dampak yang tidak baik bagi warga sekitar.
Pasalnya, diduga akibat limbah yang berasal dari TPA tersebut, sudah tiga tahun lima hektare sawah warga yang berada disekitar lokasi, mengalami gagal panen karena padi yang mereka tanam, tidak bisa berbuah seperti padi lainnya.
Ketua Pemuda Desa Talang Kemulun, Fahrual, saat dikonfirmasi mengakui adanya dampak negatif tersebut. ”Sudah tiga tahun, enam kali masa tanam, padi warga tidak bisa dipanen lagi,” ujarnya, dikonfirmasi Kerinci Today, Kamis (28/2) kemarin.

Dia mengatakan, merebaknya dampak dari limbah TPA tersebut terjadi tiga tahun lalu. Saat itu, air dari TPA yang selama ini tersumbat, tiba-tiba mengalir ke areal persawahan warga, sehingga padi yang terkena air limbah tersebut, buahnya tidak berisi (hampa.red).

”Kami minta adanya perhatian dan solusi dari pemerintah daerah, termasuk dari Kota Sungaipenuh, yang ikut membuang sampah ke daerah tersebut. kalau ini tidak ditanggapi, maka kami siap mengerahkan warga,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Talang Kemulun, Saiful Hamid. Dia mengatakan, warga yang menjadi korban limbah dari TPA tersebut harus diperhatikan, apalagi warga yang bersawah di daerah tersebut adalah mereka yang kurang mampu.

”Ini harus ada solusinya. Sudah puluhan tahun TPA berada di daerah desa kami, namun belum ada kompensasi yang diterima masyarakat. Apalagi TPA ini juga menjadi tempat pembuangan sampah dari Kota Sungaipenuh,” jelasnya. (eja)


Tidak ada komentar: