Kerinci, KT – Meski telah
lama tinggal di Negeri Jiran, warga keturunan Kerinci di Malaysia masih mahir
menarikan tarian khas asal Kerinci. Sebut saja Tari Rangguk, kepiawaian mereka membawakan
tari favorit asal Kerinci tersebut, hari ini akan ditonton oleh jutaan pasang
mata warga Malaysia melalui televisi.
Informasi
yang diperoleh, tarian ini akan ditayangkan di TV RTM Malaysia, pada pukul
13.30 WIB siang nanti.
Tari ini
dikembangkan di bawah persatuan Badan Amal dan Budaya Melayu Etnik Kerinci
Selangor. Diharapkan dengan ditayangkan tarian khas Kerinci ini, kerajaan
Malaysia bisa mengakui tari rangguk sebagai tarian etnik Kerinci.
"Latihannya
sudah sejak delapan bulan lalu, namun meminta izin kepada kerajaan Malaysia,
baru satu bulan lalu," ujar Asril, penasehat persatuan anak Kerinci Ulu
Selangor, saat dikonfirmasi, Selasa (12/3).
Katanya,
pengembang tarian ini di Malaysia, adalah warga Kerinci yang tinggal di Batu 14
Ulu Langat, Selangor. Warga ini sudah datang ke Malaysia sejak 1980.
"Di
antara mereka ada yang merupakan penari Rangguk di Kerinci pada 1960. Sehingga
saat sampai di Malaysia, tarian rangguk mereka ajarkan kepada anak-anak
mereka," katanya.
Dijelaskannya,
penarinya semuanya remaja warga Kerinci yang masih duduk di sekolah
menengah.
"Jumlah
mereka ada 10 orang. Saat ini banyak juga yang mulai latihan, yang nantinya
akan digunakan sebagai pelapis," ujar Asril, yang berasal dari Desa Sungai
Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur.
Dikembangkan
kesenian Kerinci di Malaysia tidak sebatas untuk mempertahankan budaya Kerinci.
Tapi, dengan eksisnya kebudayaan Kerinci, diharapkan suku bangsa lain yang ada
di Malaysia, bisa tahu orang Kerinci memiliki kebudayaan yang sangat unik.
Selain
tarian rangguk, katanya, ada berbagai kebudayaan Kerinci lainnya, seperti
rentak kudo, pencak silat, juga masih tetap dipertahankan. (tribunjambi.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar