![]() |
| Ilustrasi |
Sungaipenuh,
KT
- Angga Kurniawan (20), warga Desa Koto Limau Manis, Kecamatan Koto Baru, Kota
Sungaipenuh, babak belur dipukuli warga. Ia dicurigai sebagai pelaku pencurian
sepeda motor.
Akibat amukan warga
tersebut, Angga dibawa ke Pukesmas Rawang, karena luka parah di bagian kepala
maupun tubuh lainnya. Setelah dirawat, ia langsung diamankan Kapolpos Hamparan
Rawang bersama beberapa anggota, dan dibawa ke Polsek Air Hangat Timur.
Menurut keterangan
saksi, Selasa (12/3) sekitar pukul 1.30 dini hari, melihat seorang pria berada
disamping rumahnya, dan masuk kekandang ternak. Karena curiga, saksi memanggil
keluarganya untuk melihat apa yang dilakukan pelaku.
Beberapa saat, pelaku
diduga berniat mengambil sepeda motor Suzuki nomor polisi BH 2410 FK, milik
Sahrul (43), warga Desa Kampung Dalam, Kecamatan Hamparan Rawang.
"Saya terkejut
melihat ada orang tidak dikenal, dengan penampilan mencurigakan berada di
samping rumah. Lalu saya memaggil beberapa saudara saya untuk mengintip apa yang
dilakukan pria tersebut," ujar Aan (16), saksi mata.
Saat mencoba memasuki
rumah, katanya, ia bersama keluarga mencegat Angga, dan menanyakan maksud
tujuannya mencoba memasuki rumah.
Menurut saksi, saat
pelaku mencoba melarikan diri dari kejaran warga, pelaku sempat terjatuh. Saat
itulah pelaku babak belur dihajar warga.
"Untung saja
Kapolpos Rawang bersama anggotanya cepat mengamankannya. Jika tidak, mungkin
pelaku tewas dihajar warga," ujar seorang saksi lain yang enggan
disebutkan namanya.
Kapolpos Hamparan
Rawang, Bripka Surya Darma, mengaku mendapat kabar dari masyarakat terjadi aksi
curanmor di Dusun Kamparsa Desa Kampung Dalam. Ia bersama beberapa personil
langsung menuju TKP.
"Karena kondisi
korban yang mengalami luka yang cukup parah di bagian kening dan kepala, kita
membawanya ke pukesmas terdekat. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan,
karena banyak warga ingin menghajarnya, kita langsung membawanya ke Kapolsek
Air Hangat Timur," ungkap Surya darma. (tribunjambi.com)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar