![]() |
| Ilustrasi |
KERINCI TODAY –
Sebanyak 40 persen Belanja Langsung Pegawai Pemerintah Kota Sungai Penuh dialokasikan
untuk peningkatan kualitas pendidikan, dari 136 Milyar Rupiah
belanja langsung pegawai tersebut,
52 Milyar diantaranya digunakan untuk mencapai Visi
Sungai Penuh sebagai kota pendidikan.
Pada tahun
2013, pembenahan infrastruktur masih menjadi prioritas pembangunan di Kota
Sungai Penuh, hal ini termasuk infrastruktur pendidikan. Begitu disampaikan Walikota Sungaipenuh, Asafri Jaya Bakri (AJB)saat mengekspos
Rencana Tata Ruang Detail Kota Sungai Penuh diruang pola Kantor Walikota Sungai Penuh.
Acara dihadiri
oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Sekretaris Dinas Pendidikan, wakil dari Dinas Pekerjaan Umum dan Wartawan
Liputan Kota Sungai Penuh.
Dikatakan AJB, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan melakukan peningkatan
sarana dan prasarana pada 5 sekolah kejuruan (SMK) berupa rehabiltasi
dan pengadaan sarana yang baru. Sedangkan untuk kualitas tenaga pendidik, Pemkot akan meningkatkan
kerjasama dengan dua perguruan tinggi yakni Universitas Jambi dan Universitas
Negeri Padang.
“Tahun ini,
beberapa guru di berbagai sekolah masih kita kuliahkan di Unja dan UNP,” Ujar
AJB kepada wartawan.
Sementara menanggapi
pertanyaan salah seorang wartawan, Pahrual terkait Tempat Pembuangan Akhir
Sampah (TPA), Kepala Bappeda Kota Sungai Penuh – Fitra Helmi mengatakan, Pemkot
akan tetap mengacu pada Rencana Tata Ruang Provinsi Jambi, dimana TPA Talang
Kemulun Kecamatan Danau Kerinci ditetapkan sebagai TPA regional sehingga bisa
dimanfaatkan bersama oleh Pemkot Kerinci dan Pemkab Kerinci.
“Sungai Penuh
tidak akan bikin TPA, Kalau dipaksa juga, ya RTRW Provinsi Jambi harus dirubah
dulu,” Ujar Fitra Helmi.
Namun kedepan,
dua pemerintahan di wilayah paling Barat Provinsi Jambi ini harus memikirkan
kompensasi terhadap masyarakat di sekitar TPA, juga kewajiban yang harus dipenuhi oleh Kota
Sungai Penuh kepada Kabuten Kerinci. “Selama ini belum ada kompensasi, kita
harus bicarakan bersama dengan Kabupaten Kerinci,” Ujar Helmi mengakhiri
pembicaraan. (ivan/riko)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar