KERINCI TODAY – Pelantikan Kepala
Desa Limau Manis Pulau Tengah, Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci,
yang berlangsung Senin (4/3) kemarin, berakhir ricuh. Pasalnya, kades yang
kalah saat pemilihan, meminta Bupati Kerinci, H Murasman, membatalkan
pelantikan.
Ratusan warga turun kejalan saat rombongan Muspida sampai di desa tersebut.
Akibatnya, iring-iringan kendaraan kesulitan untuk sampai
ke lokasi pelantikan, karena terhalang oleh warga yang tidak bersedia kades
dilantik.
”Kita sangat menyayangkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh kades
terpilih, yang memenangkan Pilkades dengan menggunakan uang (money
politik.red),” ujar Maryono, salah seorang calon kades yang kalah dalam
pemilihan.
Dia mengatakan, mulai dari panitia pemilihan, sampai ke camat sudah
dikondisikan oleh kades terpilih tersebut. ”Kita minta kepada Bupati Kerinci,
untuk membatalkan pelantikan kades terpilih. Perda harus ditegakkan,” katanya.
Dia mengaku, sebenarnya Bupati Kerinci sudah membentuk tim untuk menangani persoalan Pilkades ini, namun
sayang tim yang dibentuk oleh Bupati Kerinci cenderung membela kades terpilih
tersebut, sehingga pelantikan tetap dilakukan.
”Sesuai peraturan daerah, Bupati bisa membatalkan pelantikan kades, jika
dalam penyelenggaraan Pilkades terdapat masalah. Kalah menang soal biasa, yang
penting dalam pelaksanaan Pilkadesnya berjalan sportif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, BPMPPPD-KB Kerinci, Alminuddin,
membenarkan adanya aksi penolakan dari warga. Ia mengatakan, beberapa wanita
yang ada dilokasi pelantikan bersikeras menolak pelantikan Kades terpilih
didesa tersebut, lantaran tidak mengakui kekalahan keluarganya pada Pilkades.
“Bukan ricuh sih, mereka hanya ribut sedikit dengan suara yang agak keras
menentang pelantikan itu,” bebernya.
“Kalau memang
tidak menerima kekalahan silahkan lanjutkan keranah hukum, namun yang jelas
secara persyaratan dan administrasi semua sudah sesuai dan telah sesuai dengan Perda
no 4 tahun 2007.” (eja)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar