![]() |
| Ilustrasi |
KERINCI
TODAY - Bilyard sebagai salah satu cabang olahraga,
sangat positif untuk dikembangkan. Begitu juga dengan usaha tempat bermain
bilyard, bisa menjadi income atau
tambahan penghasilan bagi masyarakat. Namun bila arena olahraga “bola sodok”
ini sudah berbau judi, penegak hukum tentu harus cepat mengantisipasinya.
Beberapa hari terakhir,
warga Tanjung Tanah semakin resah terhadap aktifitas olahraga bilyard di salah
satu rumah warga yang diduga dijadikan sebagai arena perjudian bilyard.
Warga resah karena
banyak kalangan remaja, khususnya anak-anak sekolah yang ikut bermain bilyard
pada jam sekolah, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada prestasi dan masa
depan mereka.
Salah seorang pemuda Kecamatan
Danau Kerinci, Suhardiman mengaku merasa sangat khawatir dengan keberadaan olahrada
Bilyard, yang diduga sudah berkembang menjadi adalah judi bilyard di daerahnya.
“Keberadaan bilyard
yang ada di desa Simpang Empat Tanjung Tanah, telah meresahkan
masyarakat, dan disinyalir dijadikan sebagai tempat perjudian. Bahkan, tidak
jarang anak-anak berseragam sekolah yang ikut bermain bilyard.”
Kepala desa Simpang
Empat Tanjung tanah, Mat Arham, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya bersama pemangku
adat tigo luhah Tanjung tanah telah melayangkan surat kepada Polsek setempat menertibkan
arena bilyard di desa mereka.
“Kita sudah surati Polsek
Danau Kerinci, dan mereka berjanji akan menindaklanjuti laporan masyarakat
ini,” ujar Mat Arham.
Camat Danau Kerinci, Syamsir
saat dihubungi melalui telphonya, juga menyatakan dukungannya terhada
penertiban arena bilyard, dirinya mengaku telah menerima laporan dari masyarakat
3 desa tanjung tanah, tentang keresahan yang dialami oleh masyarakat.
“Kalau memang sudah tidak
sesuai dengan fungsinya dan telah meresahkan masyarakat, apalagi keberadaannya
juga bakal mengancam peserta didik, kita sangat mendukung dilakukan penertiban,
dan kita akan koordinasikan dengan pihak yang berwenang.”
Sementara itu, Kapolsek
Danau Kerinci, IPTU. Suhardi Sidin saat dihubungi melalui handphone, belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. “Saya sedang
dirumah sakit, anak saya lagi diruang operasi.” (red/sam)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar