Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Senin, 25 Februari 2013

Sapta Dharma dan MTA Ditutup



KERINCI TODAY – Kepala Kesbangpol Kabupaten Kerinci, Damhar, mengatakan perkembangan aliran-aliran agama di Kerinci merupakan tanggung jawab Kemenag. Jika mereka sudah menyatakan suatu aliran sesat, maka pemerintah daerah baru bisa bertindak.

”Sekarang, sudah ada pemberitahuan dari mereka (Kemenag.red), yang menyatakan aliran Sapta Dharma dan Majelis Tafsir Alquran (MTA) sesat. Dengan dasar tersebut, kita menutup kedua aliran itu,” ujar Damhar, saat dikonfirmasi Kerinci Today, Sabtu (23/2) kemarin.

Untuk MTA kata Damhar, berkembang di wilayah Kebun Baru, Kecamatan Kayu Aro. Bagi aliran tersebut, kenduri dan kegiatan majelis taklim tidak dibolehkan. Selain itu, bagi mereka anjing bukan lah najis dan boleh dimakan, sehingga sulit diterima oleh masyarakat.

Sedangkan untuk Sapta Dharma jelasnya, mereka shalat ke arah matahari terbit. ”Untuk MTA sudah kita tutup, sedangkan Sapta Dharma, pengurusnya sudah kita panggil. Rencananya aliran tersebut juga segera ditutup,” katanya.

Kedua aliran tersebut terang Damhar, belum mendapatkan izin dari pemerintah daerah, dan pemerintah daerah sendiri, juga tidak akan mengeluarkan izin. ”Kegiatan mereka memang belum terlalu luas, anggotanya hanya sekelompok orang saja, terutama pendatang yang dari jawa,” jelasnya.

Dipusat sendiri lanjutnya, memang kedua aliran ini sudah terdaftar. MTA terdaftar di kementerian agama, sedangkan Sapta Dharma terdaftar di kementerian dalam negeri. ”Namun hal tersebut tidak bisa menghalangi niat kita untuk menutup kedua aliran tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya tambah Damhar, pemerintah daerah juga sudah menutup aliran Ahmadiyah, yang anggotanya sudah mencapai 400 orang. ”Ahmadiyah sendiri tidak mengakui nabi Muhammad sebagai nabi terakhir,” pungkasnya. (eja)

Tidak ada komentar: