Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Selasa, 12 Maret 2013

Sulit Dapat Pinjaman, Pedagang Terjerat Rentenir


Sungai Penuh, KT – Ratusan pedagang kaki lima di Pasar Sungai Penuh terjerat hutang pada rentenir. Minimnya modal yang mereka miliki, ditambah dengan sulitnya mendapat pinjaman, membuat mereka terpaksa berhubungan dengan orang-orang yang menyediakan jasa kredit uang itu.
Emiliani (40), pedagang sayur di jalan M.Yamin Pasar Tanjung Bajure, mengaku dirinya hingga kini terjerat rentenir dengan pembayaran setiap hari. Dia mendapat penguatan modal dari rentenir sebesar Rp1 juta dengan pembayaran Rp20 ribu selama 60 hari.

Emiliani berterus terang sudah 2 tahun menggunakan jasa pinjaman modal ke rentenir. Sebab, meminjam uang pada lembaga koperasi maupun perbankan sangat sulit, termasuk kredit usaha rakyat (KUR). 

"Minjam di Bank sulit, banyak prosesnya. Kalau sama rentenir, hari ini kami lapor mau pinjam, besok sudah cair."
 
“Rata-rata pedagang kaki lima disini minjam sama rentenir. Bantu kami pak, beri kami modal.” Ujar Emiliani.

Ditambahkan Emiliani, pernah ada petugas Bank datang ke pasar dan mendata seluruh pedagang kaki lima, tapi sampai sekarang tidak ada realisasi pinjaman.

Sementara itu, Anis Harmi pedagang lainnya mengatakan, pernah ada temannya sesama pedagang kaki lima mendapat pinjaman dari Bazda Kota Sungai Penuh sebanyak Rp1 juta dengan cicilan Rp100 ribu selama 10 bulan. 

“Kalau di Bazda, tidak ditetapkan berapa bunganya, mau bayar Rp5 ribu atau berapa terserah kita, yang penting cicilan perbulannya harus dibayar.”

“Saya baru dengar dari teman, tapi tidak tahu dimana tempatnya. Mudah-mudahan syaratnya nggak rumit, “ pungkas Anis mengakhiri pembicaraan.(ivan)





Tidak ada komentar: