Kerinci, KS – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di
Desa Talang Kemulun Kabupaten Kerinci, masih didominasi sampah dari kota
Sungaipenu. Bahkan, perharinya mencapai 8 Ton.
Hal ini dibenarkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kerinci, Anizar,
kepada wartawan, kemarin.
“Lebih dari 8 ton perhari sampah milik Kota Sungaipenuh
dibuang di TPA kita, namun itu tidak menjadi masalah. Karena kita semua
keluarga,” sebut Anizar.
Mayoritas sampah tersebut berasal dari pasar Sungaipenuh, karena
pasar yang terbesar terletak dipusat Kota Sungaipenuh, sehingga sampah yang dikirim
ke TPA didominasi sampah dari pasar kota Sungaipenuh.
Ia menuturkan, Pemerintah kabupaten Kerinci, tidak akan
menghambat dan melarang pemerintah kota Sungaipenuh untuk membuang sampah pada TPA milik Kabupaten Kerinci. Hal tersebut didasarkan atas sikap kekeluargaan, dan
belum adanya lokasi TPA dalam wilayah kota Sungaipenuh.
“Kita sudah banyak membantu Pemkot Sungaipenuh, walau
bagaimanapun juga Kota Sungaipenuh tetap saudara kita. Lagian mereka tidak bisa
membangun TPA, karena TPA tidak boleh dibangun didaerah resapan air seperti di
wilayah Kota Sungaipenuh,” terang Anizar.
Beberapa waktu lalu, hal yang sama juga dilontarkan Bupati
Kerinci, H Murasman, malah dirinya mengaku ikhlas kalau sampah Sungaipenuh dibuang
pada TPA Kerinci, meski tanpa adanya kontribusi bagi Kerinci. (kerincitoday/sam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar