Kirimkan Tulisan Anda (Opini, Kolom, Feauture) ke Email Redaksi kerincitoday@gmail.com

Minggu, 03 Maret 2013

Di Pentagen, Padi Jadi Makanan Sapi

Salah seorang petani saat memanen padi yang rusak

KERINCI TODAY – Musim hujan sudah berlalu, namun hingga saat ini air yang menggenangi sawah masyarakat Desa Pendung Talang Genting (Pentagen) belum surut. Akibatnya Tiga hektar sawah milik masyarakat setempat mengalami gagal panen. 
“Benih sudah ditabur sejak dua bulan lalu, tiba-tiba air naik, ya habis lah benihnya membusuk,” ujar Damris, salah seorang petani di Desa Pendung Talang Genting.

“Kalau dihitung per orang, benihnya yang hanyut mungkin ada yang sekaleng, dua kaleng dan tiga kaleng. Tapi kalau jumlah sawah yang rusak di Pentagen ini ya sekitar 3 hektar lah.”

“Selama lebih kurang dua bulan tidak ada perhatian dari pemerintah kepada masyarakat Pentagen. Tidak ada bantuan, baik berupa pangan dan sebagainya. Tapi mungkin pihak desa belum mengajukan bantuan.”

Pantauan Kerinci Today siang tadi (3/3), selain di Pendung Talang Genting, hal yang sama juga menimpa sawah masyarakat Desa Sanggaran Agung dan beberapa desa di sekeliling Danau Kerinci. Diperkirakan jumlah sawah yang rusak karena terendam air mencapai puluhan hektar.

Tak mau rugi, Damris terpaksa memanen sebagian padinya yang tidak hanyut untuk dijadikan makanan sapi. “Padinya baru berumur dua bulan, kalau dibiarkan juga tidak akan hidup sampai waktu panen.”

“Daripada mubazir, lebih baik padi ini saya kasih untuk makan sapi saya.” Pungkas Damris. (ivan)

Tidak ada komentar: