KERINCI TODAY- Sebanyak 7 ton minyak tanah, yang disimpan
didalam 37 drum, dan 23 jeriken premium berhasil diamankan petugas Polsek
Gunung Raya, dari rumah Haris Wahid alias Pak Dewi (57), Desa Tanjung Syam,
Kecamatan Bukit Kerman, Rabu (20/2) sekitar pukul 9.00 Wib pagi kemarin.
Penangkapan
minyak tanah dan premium tersebut, berlangsung saat satu unit truk pemasok tiba
dirumah Haris. Namun sayangnya, Haris dan sopir truk yang bernama Ipen (37),
warga Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir selatan, berhasil kabur saat petugas
tengah melakukan pemindahan BBM untuk diangkut ke Mapolres Sungaipenuh.
Dari 37 drum minyak tanah tersebut, 25 diantaranya diamankan dari dalam
truk. Sementara 12 lainnya, masih tersimpan didalam gudang milik Haris.
Begitupun 23 derigen premium, juga diamankan dari dalam gudang.
Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan 65 drum kosong yang diduga
sebagai tempat menyimpan minyak tanah selama ini.
Kapolres Kerinci, AKBP Ismail, melalui Kapolsek Gunung Raya Iptu Dedi
Sumirat, mengatakan penangkapan minyak tanah dan premium tersebut merupakan
hasil dari penyelidikan pihaknya sekitar satu bulan terakhir.
Mengingat, minyak tanah di Kerinci sudah tidak bersubsidi lagi, namun dari
toko tersangka pasokan minyak tanah selalu ada. ”Setiap kita ketempat
tersangka, truk yang membawa minah sudah pergi. Tapi untuk yang kali ini, kita
melakukan pengintaian sejak pukul 05.00 Wib subuh, dan baru kedapatan truk
masuk pukul 09.00 Wib pagi,” terangnya.
Dikatakannya, saat petugas melakukan pemindahan minyak tanah tersebut dari
gudang, pemiliknya yang bernama Haris berhasil kabur, begitupun dengan sopir
truck yang bernomor polisi BA 9255 QS tersebut juga melarikan diri.
“Mungkin tersangka memanfaatkan kelengehan petugas, apalagi jumlah barang
buktinya tidak sedikit. Tapi tetap akan kita cari keberadaan pemilik dan sopir
truknya,”jelas IPTU Dedi Sumirat.
Dikatakannya, saat ini semua minyak tanah dan premium serta drum kosong
sudah diangkut ke Mapolres Kerinci untuk diamankan sebagai barang bukti. “Semua barang bukti sudah kita pindahkan untuk
diamankan di Mapolres Kerinci,”tegasnya.
Sementara itu, informasi yang didapat Kerinci Today dari sumber, minyak tanah yang
berhasil disita polisi tersebut, dipasok oleh tersangka dari wilayan Padang,
Sumatera Barat, yang merupakan minyak tanah bersubsidi dari pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar