KERINCI TODAY – 23 tenaga honorer kategori I di Kabupaten Kerinci akhirnya bisa bernafas lega, pasalnya saat ini Nomor Induk
Pegawai (NIP) mereka sudah diterbitkan oleh BKN.
”Rasa lelah mengabdi selama 12 tahun sebagai tenaga honores akhirnya
terbayar, setelah mendapatkan kabar NIP kami sudah diterbitkan,” ujar salah
seorang tenaga honorer kategori I, saat ditemui Kerinci Today, Kamis (21/2)
kemarin.
Tenaga honorer yang enggan namanya di korankan ini, lantaran belum menerima
SK, mengaku sangat bahagia mendapat informasi tersebut. Bahkan dia berjanji,
jika SK nya nanti sudah diterbitkan, akan membayar semua nazar yang sudah
dijanjikannya.
”Meski sudah mendapat kabar NIP kami sudah diterbitkan. Namun rasanya masih
belum bisa tenang, sebelum SK PNS kami terima. Saya sudah bernazar akan
memotong kambing, jika SK PNS sudah sampai ditangan,” katanya.
Berbeda dengan tenaga honorer kategori I yang sedang diliputi kegembiraan,
karena NIP mereka akan diterbitkan, tenaga honorer kategori II malah semakin
cemas dan khawatir, lantaran sampai saat ini rencana penangkatan mereka belum
ada kejelasan.
”Kabarnya tes khusus untuk tenaga honorer kategori II akan dilaksanakan
April, namun sampai saat ini belum ada petunjuk dari BKD,” jelas Is, yang
menjadi tenaga honorer disalah satu SD di Kabupaten Kerinci.
Disamping itu, dia juga belum mendapatkan kejelasan, berapa banyak tenaga
honorer kategori II yang akan diangkat menjadi PNS, setelah selesai mengikuti
tes nanti. ”Selain bertanya langsung dengan BKD, kita juga mencari informasi
lewat internet, namun juga tidak ada informasi,’ tambah Is. Dia mengaku sudah
honor selama sembilan tahun.
Sama seperti tenaga honorer kategori I, dirinya juga berharap agar segera
diangkat sebagai PNS, sehingga bisa mendapatkan gaji dan tunjangan yang layak.
”Selama honor kami tidak mendapatkan gaji. Hanya seadanya saja,” bebernya.
Untuk informasi, tegana honorer kategori I di Kabupaten Kerinci jumlahnya
23 orang. Mereka sudah honor minimal dari 2005. demikian juga dengan tenaga
honorer kategori II, yang jumlahnya sekitar 1000 orang. (eja)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar