Kerinci
Today – Raut kegembiraan terpancar di wajah para honorer di Kabupaten
Kerinci dan Sungai Penuh, setelah kemarin (27/3) BKN resmi mengumumkan tenaga
honorer yang lulus dalam data base kategori dua.
Badan Kepegawaian Nasional (BKN) memastikan
979 tenaga honorer di Pemkab Kerinci lulus dalam data base tenaga honorer
kategori 2. Sedangkan untuk kota sungaipenuh, 61 orang gagal sementara yang
diakomodir hanya 375 orang.
Kepala Badan Kepegawaian
Daerah Kerinci, Evron Edison saat
dikonfirmasi mengatakan, data yang diterima dari BKN, sebanyak 979 tenaga
honorer dinyatakan lulus verifikasi kategori dua, mereka dibolehkan mengikuti
tes yang dilaksanakan juli mendatang.
“Alhamdulillah perjuangan kita
sukses. Untuk wilayah bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Jambi,
jumlah tenaga honorer yang lulus dalam data base kategori dua adalah yang terbanyak
yakni 979 tenaga honorer,” kata Evron kemarin.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengangkatan,
Kepangkatan, Mutasi dan Pensiun BKD Kota Sungai Penuh, sutrisno mengatakan 375
tenaga honorer dinyatakan lulus.
Dikatakan Sutrisno, keputusan
tersebut diterima pihaknya sejak kemarin. Dari 436 tenaga honorer yang masuk
data awal, hanya 375 yang dinyatakan masuk dalam data base tenaga honorer
kategori dua, sementara 61 orang lainnya tidak diakomodir BKN.
Ia menjelaskan, tenaga honorer yang
dinyatakan masuk kategori dua didominasi tenaga pendidik. “Untuk guru TK sebanyak
48 orang, guru SD 156, guru SLTP 39, guru SMA 26, guru SMK 21, dan guru SLB sebanyak
4 orang,” Kata Sutrisno.
“Sisanya adalah tenaga honorer di
bidang kesehatan dan administrasi, diantaranya perawat sebanyak 2 orang,
sanitarian 1 orang, dan tenaga administrasi sebanyak 78 orang,” lanjut
Sutrisno.
Sementara penyebab gagalnya 61
tenaga honorer masuk kategori dikarenakan beberapa faktor, diantaranya sk yang
tidak sesuai dan faktor umur.
Selain alasan tersebut, tidak
masuknya tenaga honorer ke data base kategori dua, karena ada yang sudah
meninggal dunia dan ada juga yang sudah diangkat menjadi pns. Yang sudah
diangkat menjadi PNS sebanyak 6 orang. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar