Kerinci, KT - Bupati Kerinci, Murasman meminta kaum adat di Kecamatan
Bukit Kerman untuk serius menyerahkan tanah seluas 100 hektar, guna membangun perkantoran
Bupati Kabupaten Kerinci Hilir, sekaligus sebagai lokasi ibukota Kabupaten.
Hal tersebut menurut Murasman perlu
dilakukan dalam waktu sesegera mungkin, pasalnya tanah tersebut merupakan
syarat awal untuk pemekaran Kabupaten Kerinci menjadi Kabupaten Kerinci Hilir.
"Pemekaran ini bukan wacana.
Tanah perkantoran itu asal muasal Pemekaran, kita harus siapkan itu. Orang adat
diminta untuk serius serahkan tanah," katanya.
Dikatakannya, jika tanah sudah
dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Kerinci, maka akan disertifikasi.
"Tanah itu modal awal, sebab itu yang ditanya dulu oleh Pemerintah Pusat,"
ujarnya.
Jika tanah sudah ada, dirinya optimis pemekaran Kabupaten Kerinci menjadi
Kabupaten Kerinci Hilir akan terlaksana. "Kalau ada tanah, kita optimis
bisa (pemekaran, red)," sebutnya.
Disebutkannya, pihaknya belum
berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Kerinci terkait pemekaran ini. Menurut
Murasman koordinasi itu akan dilaksanakan tahun 2015 mendatang.
"Dewan belum koordinasi
dengan dewan, tapi itu akan kita lakukan Sesudah Pilkada dan Pilpres tahun
2015. Sekarang Kita penuhi persyaratan awal (pemekaran, red) saja dulu, yaitu
tanah," pungkasnya. (sam)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar