Kerinci,
KT – Warga Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci, hingga
kini merasa “dianaktirikan” oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang pimpin oleh
Bupati Murasman. Hal ini terungkap saat acara Kenduri SkoDepati Kuning Ijayo
Simangku Bumi di Desa Koto Tuo, Minggu (10/3) kemarin.
“Koto Tuo belum
disentuh proyek, setiap musrembang usulan masyarakat tidak pernah terealisasi. Padahal
desa ini Ibukota Kecamatan.”
“Bedah rumah sudah
dicek, jalan lingkungan sudah diukur, tapi hilang begitu saja. Apakah Kecamatan
Depati VII bukan bagian dari Kabupaten Kerinci?” Ungkap Mayor (Purn) Rasyid
Ali, salah seorang tokoh masyarakat Depati VII.
Disi lain, AKBP Sukman,
putera daerah Kecamatan Depati VII yang hadir pada acara Kenduri Sko tersebut
mendapat simpati dan dukungan dari masyarakat untuk memimpin Kerinci kedepan.
“Kini saatnya bagi
masyarakat Kecamatan Depati VII, cucu Pahlawan Muradi (AKBP Sukman, red) akan
maju menjadi Calon Bupati, mari kita dukung bersama untuk memajukan negeri.”
Pungkas Mayor (Purn) Rasyid Ali disambut tepuk tangan dari masyarakat dan
undangan yang hadir.
Pantauan Kerinci Today
di lapangan, acara dihadiri oleh perwakilan masing-masing tokoh adat, dan kepala
desa se-kecamatan Depati Tujuh. Selain itu, juga nampak hadir Ketua DPRD
Kerinci, Liberty dan wakil Ketua DPRD Kerinci, Sartoni.
Usai acara, menanggapi dukungan dari warga. AKBP Sukman
dan Sartoni kepada sejumlah wartawan mengatakan, tiga partai politik sudah
memberi rekomendasi untuk mengusung mereka. “Tiga partai sudah memberikan
rekomendasi, tapi tidak usah kita sebut dulu. Dalam waktu dekat akan kita umumkan.”
Ditanya soal Golkar,
Sartoni optimis partai berlambang pohon beringin tersebut akan mendukungnya. “Kita
kan kader Golkar, ya Golkar harus ikut lah.” Ungkap Sartoni.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar