KERINCI TODAY – Selain menanggung kecewa, warga Desa
Baru Sungai Medang juga merasa dizhalimi oleh Camat Air Hangat Timur, Rafni Tan
yang diduga memprovokasi agar pelantikan batal dilaksanakan, karena Kepala Desa
(Kades) terpilih bukan tim sukses Murasman.
Dikatakan oleh salah seorang pengunjuk rasa,
pemilihan Kades dilakukan tiga bulan yang lalu dan terpilihlah Munardi sebagai
Kades yang menang. “Jadwal pelantikan sudah diatur dengan ajudan Bupati tanggal
27 Pebruari dan kami sudah melakukan persiapan,” ujarnya.
Tidak hanya itu sejumlah warga mendatangi rumah
dinas Bupati Kerinci di Jalan Depati Parbo Koto Lebu Sungai Penuh ditolak oleh
Bupati. “Kami dizhalimi,” ujarnya.
Selesai berunjukrasa di kantor Bupati dan tidak
berhasil menemui Bupati, warga melanjutkan aksinya kerumah dinas Bupati sekitar
pukul 14.00 WIB. Setelah beberapa saat berorasi utusan warga diterima oleh Bupati.
Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Kerinci,
Azmal Fahdi mengatakan, dalam pertemuan itu diputuskan bahwa tuntutan
pihak calon Kades yang kalah, yakni dari pihak Suparman, agar salah seorang
dari kubunya menjadi Bendahara Desa diakomodir Kades yang baru. “Bupati minta
permasalahan antara Kades yang menang dengan calon Kades yang kalah
diselesaikan dengan Kabid Pemdes dan harus ada hitam diatas putih, bahwa pihak
yang menang mengakomodir pihak yang kalah menjadi Bendahara Desa,” ujarnya.
“Kalau masalah itu selesai dijadwalkan 10 Maret Kades
baru dilantik,” tambah Azmal.
Mengenai batalnya pelantikan tanggal 27 Februari, Azmal
mengatakan, Bupati belum menyetujui tanggal 27 Pebruari sebagai jadwal
pelantikan Kades tepilih. Sedangkan ditolaknya warga yang mengundang Bupati
dirumah Dinas, karena yang mengundang terlalu banyak, yakni sampai 35 orang dan
warga datangnya tengah malam. “Kalau ngantar sirih itu cukup dua orang anak
betino, satu orang anak jantan. Kalau ramai-ramai itu demo, ada tujuan lain,
makanya Bupati menolak,” punkgasnya. (riko
pirmando)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar